Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kiprahnya dalam menghadirkan inovasi berbasis riset melalui peluncuran ITSpa, sebuah produk garam spa yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar wellness dan perawatan diri yang terus berkembang.
Produk ini bukan sekadar garam spa biasa. ITSpa merupakan hasil hilirisasi riset teknologi pembuatan garam menggunakan metode tunnel yang telah dikembangkan dan diuji di Kusamba, Bali. Dari penelitian tersebut, para peneliti ITS berhasil melakukan diversifikasi produk ke sektor kesehatan dan kecantikan dengan menciptakan garam spa berkualitas tinggi.
Inovasi Berbasis Riset yang Bernilai Ekonomi
Peluncuran ITSpa menjadi bukti nyata bahwa riset akademik tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi mampu diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Produk ini diperkenalkan secara resmi dalam Pameran Kampoeng Kreasi (PAKASI) ke-6 tahun 2025 di Surabaya sebagai bagian dari program hilirisasi riset ITS.
ITSpa juga merupakan bagian dari program hibah Higher Education for Technology and Innovation – Asian Development Bank (HETI-ADB) 2024, yang mendorong lahirnya wirausaha berbasis teknologi tepat guna.
Kolaborasi Lintas Disiplin
Keunggulan ITSpa tidak lepas dari kolaborasi lintas fakultas di lingkungan ITS. Pengembangannya melibatkan berbagai bidang keilmuan, mulai dari teknik, kelautan, hingga desain dan bisnis digital. Kolaborasi ini memastikan bahwa produk tidak hanya unggul secara kualitas, tetapi juga memiliki daya tarik pasar dari sisi branding dan pemasaran.
Proses produksi ITSpa juga didukung oleh fasilitas Science Techno Park (STP) ITS, sehingga seluruh tahapan mulai dari formulasi hingga produksi dapat dilakukan secara terintegrasi di dalam kampus.
Formulasi Alami dan Berkualitas
ITSpa dibuat dari bahan-bahan alami pilihan seperti garam laut Madura, garam Himalaya, dan garam Epsom. Ketiga jenis garam ini dikombinasikan dengan berbagai essential oil seperti lavender, jasmine, rose, peppermint, dan lemongrass yang memberikan manfaat aromaterapi.
Perpaduan ini menghasilkan produk yang tidak hanya aman bagi kulit, tetapi juga memberikan pengalaman relaksasi layaknya spa profesional yang dapat dinikmati di rumah.
Potensi Pasar yang Menjanjikan
Industri wellness dan self-care saat ini mengalami pertumbuhan yang signifikan, baik di pasar nasional maupun global. ITS melihat peluang besar ini dengan menghadirkan ITSpa sebagai produk yang mampu bersaing di pasar.
Dengan harga yang relatif terjangkau dan kualitas yang terstandarisasi, ITSpa memiliki potensi untuk menjangkau berbagai segmen pasar, mulai dari individu hingga industri spa dan kecantikan.
Dampak Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Selain fokus pada inovasi, ITSpa juga membawa dampak sosial yang signifikan. Produk ini memanfaatkan garam laut dari Madura sebagai bahan utama, sekaligus melibatkan petani garam lokal dalam rantai pasoknya.
Hal ini menjadikan ITSpa tidak hanya sebagai produk komersial, tetapi juga sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pemberdayaan ekonomi lokal.
Arah Pengembangan ke Depan
Tim pengembang ITSpa berencana untuk terus memperluas lini produk berbasis bahan alami. Beberapa produk turunan yang tengah dikembangkan antara lain sabun alami (natural soap), bath bomb, dan scrub untuk perawatan kulit.
Langkah ini menunjukkan bahwa ITSpa memiliki roadmap bisnis yang jelas untuk berkembang menjadi brand wellness berbasis riset yang kuat di Indonesia.
Kesimpulan
ITSpa adalah contoh nyata bagaimana riset akademik dapat diubah menjadi produk inovatif yang siap bersaing di pasar. Dengan kombinasi teknologi, kolaborasi lintas disiplin, bahan alami berkualitas, serta dampak sosial yang kuat, ITSpa memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di industri wellness Indonesia.
Lebih dari sekadar produk, ITSpa adalah representasi dari masa depan inovasi Indonesia—di mana riset, bisnis, dan pemberdayaan masyarakat berjalan beriringan.